Gelar Sosialisasi Prodi Geografi STKIP Kie Raha Ternate Kunjungi SMA di Pulau Obi

Foto bersama dengan Ketua Program Studi dan Wakasek Kurikulum sebagai alumni geografi STKIP Kie Raha  dan Siswa-Siswi SMA 35 Halmahera Selatan (Obi 10 April 2018)

Menjelang penerimaan mahasiswa baru di jenjang pendidikan Perguruan Tinggi (PT) Program Studi Pendidikan Geografi, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan melakukan kegiatan sosialisasi di beberapa SMA dan SMK di Pulau Obi sekitarnya. Salah satunya adalah di SMA Negeri 35 Pulau Obi Kabupaten Halmahera Selatan.

Kegiatan sosialisasi  di SMA 35 Pulau Obi Halmahera Selatan itu dilakukan langsung oleh Ketua Program Studi Pendidikan Geografi STKIP Kie Raha, Alwi La Masinu M.T dan disambut baik oleh Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Hardin Hidlia dan Wakasek kurikulum Rasid La Dini. Dalam kunjungan tersebut mendapat respon postif dan antusias para siswa.

Tujuan kegiatan sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan eksitensi Program Studi Geografi di mata masyarakat Pulau Obi terutama terhadap siswa, karena mengingat dalam waktu dekat siswa-siswi kelas XII ini akan menyelesaikan pendidikan di jenjang SMA dan SMK. Di sini juga dilakukan sosialisasi visi dan misi program studi sehingga para lulusan SMA dan SMK nantinya memiliki wawasan yang luas tentang pendidikan yang akan ditempuh pada saat memasuki pendidikan tinggi. Selain itu agar para siswa memperoleh informasi lengkap terkait dengan jalur pendaftaran di STKIP Kie Raha dan Institut Agama Islam (IAI) As-Siddik, Pilihan jurusan, beasiswa, biaya pendidikan dan sebagainya.

Selain sosialisasi, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun tali silaturahim antara Program Studi Pendidikan Geografi dan siswa sekaligus memperkenalkan STKIP Kie Raha dan Institut Agama Islam (IAI) As-Siddik di Kabupaten Halmahera Selatan khususnya di Pulau Obi lebih meningkatkan kuantitas dan kualitas pendidikan yang lebih baik.

Sosialisasi kegiatan ini di fokuskan pada dua jurusan yakni jurusan  ilmu pengetahuan alam (IPA) dan jurusan ilmu pengetahuan sosial (IPS) di setiap SMA dan SMK yang dikunjungi.

Wakasek kurikulum SMA N 35 Pulau Obi, Rasid La Dini mengatakan bahwa masa transisi dari SMA menuju bangku perguruan tinggi dibutuhkan informasi pilihan yang cukup untuk para siswa atau calon mahasiswa baru. Kegiatan seperti ini perlu untuk dilakukan karena para siswa dapat mendengarkan secara langsung informasi atau penjelasan yang di sampaikan melalui kegiatan sosialisasi.

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *